Meditasi yang luar biasa - Sharing oleh LYN ROSE ERIC

Meditasi yang luar biasa - Sharing oleh LYN ROSE ERIC

Sebelumnya Lyn tidak pernah ikut retret meditasi sama sekali. Pertama kali ikut retret meditasi vipassanā di Sukhesikarama Mindfulness Forest - Bakom pada Desember 2016. Ini kali keduanya ia ikut retret meditasi lagi. Sama seperti kebanyakan orang, di awal ia sempat kaget karena badannya menjadi sakit semua. Namun hal tersebut tidak membuatnya kapok dan setelah mempraktikkan cara untuk mengatasi hambatan mental yaitu cittanupassana, akhirnya ia dapat melampaui kegelisahan yang muncul akibat rasa sakit tersebut hingga tuntas lenyap. Dari pengalaman retret meditasi yang pertama, ia menjadi rajin bermeditasi dan berusaha selalu mencapai 3 jam bermeditasi setiap harinya. Berprofesi sebagai guru ia mengaku bahwa dengan rutin bermeditasi, ia dapat lebih bersabar dengan tingkah laku murid-muridnya yang ia umpamakan seperti kekotoran batin / kilesa. Ia pun merasa bahwa kemelekatannya semakin berkurang, karena ia lebih memahami bahwa ternyata segala sesuatu itu tidaklah kekal / anicca.


Saat tahun 2012 Rose harus operasi usus besar, namun dokter mengatakan bahwa operasi tersebut dapat menyebabkan ususnya mengeluarkan lendir sehingga dapat membungkus dan melilit ususnya. Ketika terjadi hal tersebut gejalanya adalah sakit perut dan muntah, sehingga ia harus segera operasi kembali. Setelah mengetahui penyakit Lyn dapat sembuh dari meditasi, ia memutuskan untuk mencoba meditasi karena dari segi kedokteran tidak dapat menyembuhkan penyakitnya. Lewat dua minggu saat datang dari Australia ke Indonesia, perutnya tiba-tiba sakit sekali yang menandakan bahwa ia harus masuk rumah sakit. Namun saat kesakitan, ia mencoba untuk bermeditasi. Setelah meditasi selama 1 jam sakit di perutnya perlahan-lahan berkurang dan berkeringat satu badan. Selang 3 bulan dengan rajin bermeditasi minimal 2 jam setiap hari, tidak ada tanda-tanda penyakitnya akan kambuh lagi. Dari pengalamannya tersebut ia menjadi yakin akan manfaat dari meditasi dan berjanji akan terus bermeditasi sepanjang hidupnya.


Ia dan Eric yang berasal dari Australia merasa bahwa apa yang diajarkan oleh Y.M. Bhikkhu Gunasiri adalah suatu hal yang sangat bermanfaat dan seharusnya orang-orang yang sudah berada di Indonesia tidak kalah dengan mereka yang jauh-jauh datang dari Australia untuk bermeditasi. Eric mengatakan bahwa jika bisa, seharusnya setiap orang dapat mengajak satu orang lain untuk merasakan manfaat dari meditasi vipassanā ini.



Lihat video ini sekarang:


Tekan di sini untuk melihat sharing pengalaman meditasi lainnya.

216 tampilan

Postingan Terbaru

Baru pertama kali membuka situs ini?